Gibran Marten dan Sarah Felicia terlibat dalam film berjudul DI BALIK PINTU. Sajian bergenre horor di bawah bendera TSF Cinema Factory tersebut telah merampungkan proses pengambilan gambar dan masuk tahap post production.
Ganank Dera selaku produser mengungkap bila film DI BALIK PINTU bakal menyajikan horor yang berbeda. Karena tidak hanya menjual ketakutan kepada penonton, tapi juga elemen drama yang hidup.
“Dalam film horor ini kami memakai idiom yang berkembang di masyarakat. Ada yang bilang, ‘Kalau hidup gue lebih horor dari cerita horor’, nah idiom ini yang kita kembangkan,” kata Ganank seperti dikutip dari pesan teks yang diterima KapanLagi.com pada Selasa (5/3/2024).
Lebih lanjut, Ganank Dera mengatakan bila film DI BALIK PINTU memakai lokasi yang hampir semuanya lekat dengan sebutan angker. Beruntung para pemain yang terlibat sudah tidak perlu diragukan kualitas aktingnya sehingga proses syuting berjalan lancar.
“Bagian terberat dari film ini adalah ketika hampir semua lokasi yang kita pakai bangunan lama dan ternyata cukup angker. Belum lagi cuaca saat syuting yang sedang musim hujan,” ucap Ganank.
Film DI BALIK PINTU besutan Rizki Balki berkisah tentang sepasang kekasih yang dipertemukan lagi setelah terpisah. Agar hubungan itu semakin sempurna, teror dan darah jadi imbalannya. Turut diramaikan performa Roy Marten, Ari Tulang serta Yatti Surachman.[]
Sumber: kapanlagi.com




