Sudah bukan rahasia lagi, jika ada banyak wisatawan asing yang merasa betah berlama-lama liburan di Bali. Selain karena memiliki tempat wisata yang eksotis dan memukau, ternyata ada alasan lain mengapa para turis betah di Pulau Dewata. Salah satunya karena kebiasaan warga Bali itu sendiri. Berikut 5 kebiasaan warga baliu yang bikin turis betah selama berlibur disana:
1. Ramah
Ramah merupakan sifat yang dimiliki oleh orang Indonesia, begitupun dengan warga Bali. Seorang seniman, sastrawan sekaligus penulis buku asli Bali Gede Aryantha Soethama mengungkapkan kebanyakan orang Indonesia disebut gampang guyub dan hal itulah yang membuat turis betah karena merasa disambut dengan baik oleh para warga lokalnya.
2. Seni Budaya yang Amat Kaya
Bali dikenal kaya akan seni dan budayanya. Salah satunya kebudayaan menaruh sesaji. Sesaji dapat ditemukan dengan mudah di banyak tempat. “Orang Bali itu memang manusianya seni, hidupnya seni, sehingga lekat dengan kesenian. Kesenian itu banyak mengandung entertainment, makanya orang betah. Ibarat jika mereka ingin cari hiburan, maka datang ke Bali saja, tidak perlu menonton seni pertunjukan khusus,” papar Gde Aryantha.
Selain menghaturkan sesaji, ada sejumlah kebudayaan Bali lainnya yang juga terkenal, seperti upacara di Pura, Ngaben, hingga Nyepi.Bagi sebagian turis, kebudayaan Bali menjadi daya tarik tersendiri.
3.Keindahan Alam yang Menawan
Bali memang dikenal punya banyak tempat wisata yang indah dan seru, mulai dari pantai, laut, hingga kulinernya. Selain itu, tradisi warga Bali juga berhasil menyedot perhatian para turis untuk datang.
Sesuatu yang mampu membuat turis kembali datang ke Bali itu tak melulu keindahannya. Tapi tradisinya, kebiasaannya, kebudayaan mereka itu sudah kesenian. Orang Bali setiap hari hidup dengan berkesenian.
4. Budaya yang Syarat Akan Makna
Budaya masyarakat Bali lekat dengan seni instalasi. Misalnya, ada beberapa bangunan yang identik dengan budaya Bali, jadi seolah memang terlahir untuk seni instalasi.Uniknya, setiap budaya memiliki arti masing-masing. Contohnya meletakkan sesaji di berbagai tempat yang punya arti tersendiri.
5. Kemampuan Komunikasi yang Baik
Sebagian masyarakat Bali dapat berbicara dan paham bahasa Inggris. Sebab, banyak turis mancanegara yang datang ke Bali untuk liburan, jadi warga lokal berusaha untuk belajar bahasa Inggris.Meski tidak terlalu fasih, namun para turis setidaknya paham apa yang dikatakan oleh warga Bali. Hal ini membantu memudahkan masyarakat dalam menyampaikan informasi sekaligus menjual produk cendera mata.[]





