SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendapat evaluasi perencanaan dan penganggaran Pemerintah Provinsi Banten Tahun 2023 oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) merupakan Upaya optimalkan evaluasi kinerja perencanaan pembangun.
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan pihaknya telah menerima evaluasi BPKP. Kata dia, evaluasi tersebut bertujuan untuk memperkuat proses pembangunan dengan melakukan langkah agar lebih baik.
“Dalam kesempatan ini kita berupaya memperkuat proses pembangunan dengan mengevaluasi beberapa langkah agar ke depan lebih baik,” kata Al Muktabar usai menerima hasil evaluasi perencanaan dan penganggaran Pemerintah Daerah Tahun 2023 Provinsi Banten, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang. Kamis, (15/6).
Ia juga mengatakan pihaknya telah melakukan beberapa sistem metodologi yang terus ditajamkan dalam segi indikator. Sehingga, perencanaan penganggaran yang diterapkan melalui proses penganggaran bisa disesuaikan dengan regulasi-regulasi yang berlaku.
“Dengan pedoman yang kita perbaiki bersama BPKP ini bertujuan untuk mencapai sasaran yang kita perlukan, melalui perbaikan dan penajaman indikator,” jelasnya.
Adapun tindak lanjut dari evaluasi tersebut, pihaknya akan berfokus pada pembangunan yang berbasis masyarakat. Hal itu dilakukan pihaknya agar dapat menciptakan pembangunan dari sektor terkecil di masyarakat.
“Dan kita terus mengoptimalkan agenda inti seperti mendukung program stunting yang ke depannya kita sesuaikan secara detail perencanaannya,” ungkapnya.Dalam pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi tersebut pihaknya akan berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Rencana aksi atau tindak lanjut ini ditargetkan secepat mungkin berkolaborasi dengan para OPD,” jelasnya.“Tentu nantinya kita mampu mengendalikan APIP sesuai kebutuhan, dan juga kita memastikan langkah perencanaan pelaksanaan,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala BPKP Provinsi Banten Farid Firman mengatakan pihaknya mengapresiasi atas metodologi yang diterapkan Pemprov Banten dalam merencanakan Pembangunan. Kendati demikian, mengenai program dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan perlu diawasi pemanfaatannya sehingga pembangunan itu bisa sampai ke masyarakat.
“Saya berterima kasih kepada Pemprov Banten yang terus melakukan upaya perencanaan pembangunan yang terus dimaksimalkan pelaksanaannya, dan mungkin peran kita sebagai pengawas sangat dibutuhkan sebagai pengawasan intern dalam membantu mencapai tujuan pembangunan,” jelasnya.
Farid menyatakan, akan terus berkolaborasi dengan Pemprov Banten untuk melakukan pembinaan agar perencanaan yang direkomendasikan mampu dilaksanakan dengan baik.“Kami pun siap melakukan pembinaan agar ke depannya Pemprov Banten bisa lebih baik dari ini tentunya dengan kompetensi yang terus di tingkatkan bersama,” pungkasnya. (Fik).




