SERANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat Banten di Gedung Serba Guna (GSG) Sekretariat DPRD Provinsi Banten, Selasa (4/4).
Dalam pertemuan tersebut DPRD Provinisi Banten menerima masukkan dari tokoh masyarakat terkait nama yang akan diusulkan ke Kemendagri.
“Kami menerima masukan dari tokoh-tokoh masyrakat salah satunya pendiri Banten terkait dengan usulan surat dari kemendagri,” kata Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni.
Kata dia, pihaknya menyerap semua yang disampaikan para tokoh masyarakat dan gabungan LSM.
“Yang disampaikan kami serap ada yang menyampaikan nama kemudian ada yang menyampaikan kriteria,” ujarnya.
Kata dia, dalam pertemuan itu, Ulama Banten Abuya Muhtadi juga berpesan agar tidak ada keributan dalam pengusulan nama calon Pj Gubernur Banten.
“Paling penting pesan dari Abuya Muhtadi ulah ribut ulah pasea itu penting artinya diskusi biasa beda pendapat biasa pada ujungnya kita jangan ribut dan sebagainya menyampaikan pesan dan doa,” katanya.
Ia juga mengatakan dalam pertemua itu sudah ada dua nama bakal calon yang diusulkan dari masyarakat.
“Pertemuan tadi ada dua nama yang disampaikan saya lihat ada CV nya tapi itukan dari masyarakat,” katanya.
Sementara, untuk nama bakal calon dari fraksi belum ada. Ia juga mengatakan jika semua fraksi mengusulkan nama bakal calon maka akan ada 27 nama.
“Belum nanti fraksi-fraksi mengusulkan masing-masing mengusulkan tiga mungkin nanti totalnya 27 orang nama yang diusulkan nah mekanismenya nanti melalui pimpinan melalui musyawarah mufakat, dan saya yakini hal itu yang bisa dirumuskan bersama musyawarah mufakat,” pungkasnya.[]





