JAKARTA – Tak hanya kalangan eksekutif atau pemerintah yang berkiprah aktif dalam pemulihan dunia pasca badai Covid 19, kini legislator pun unjuk gigi dengan menggelar 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) Parliment Summit alias P20 dan DPR RI jadi tuan rumahnya.
Kepada insan media massa di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen RI, Jakarta, siang ini, Selasa (4/10) Ketua DPR RI, Puan Maharani mengungkapkan forum internasional itu akan dibuka Presiden RI Joko Widodo.
“Seluruh delegasi sudah hadir dan siap mengikuti konferensi yang digelar di Gedung (DPR) ini,” ucap pucuk pimpinan DPR RI yang akrab disapa Puan itu.
Dalam forum internasional ini, lanjutnya, tak hanya petsoalan kesehatan terkait perkembangan virus dan vaksin Covid yang akan dibahas, problematuka ekonomi hingga iklim pun akan nenjadi mata pembicaraan.
Puan menjelaskan, salah satu sub tema yang diangkat Sidang P20 adalah terkait energi terbarukan dan perubahan iklim. Kendaraan listrik merupakan implementasi dari salah satu energi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca.
“DPR RI ingin agar parlemen dapat menjadi garda terdepan dalam mengimplementasikan komitmen internasional dalam kaitannya perubahan iklim dan energi terbarukan. DPR RI ingin negara-negara G20 dan negara undangan tuan rumah mengetahui bahwa Indonesia juga telah dapat memproduksi kendaraan listrik,” kata Puan.
Kampanye ramah lingkungan dalam momentum P20 ini merupakan kelanjutan dari agenda Sidang Umum forum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 yang diselenggarakan pada Maret lalu. Dalam Sidang Umum itu, DPR mengambil tema perubahan iklim sebagai tuan rumah.
“Melalui forum ini kami mengajak dunia untuk terus bangkit dan terus berupaya untuk pemulihan dan penguatan yang lebih cepat. Termasuk dalam menghadapi perubahan iklim yang sudah seperti saat ini,” tandasnya. (Atm)




