BerandaBERITABNN Perangi Narkotika Lewat Udara

BNN Perangi Narkotika Lewat Udara

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) menjalin kerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) untuk membantu menekan peredaran narkotika dengan menyuarakan isu tersebut melalui udara, atau kanal radio.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Petrus Reinhard Golose dan Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo di Auditorium Yusuf Ronodipuro Gedung LPP RRI, Rabu (6/4/2022).

“Bersamaan dengan RRI kita bisa menyuarakan, bagaimana pemberantasan narkotika dilakukan, jadi bukan hanya sekedar MOU tetapi minimal ada langkah atau tindak lanjut yang serius yang kita lakukan bersama-sama dalam hal narkotika ini,” kata Petrus.

Ia berharap hal terkait narkotika bisa dilakukan pendekatan melalui soft power, hard power, dan smart power bersama dengan jajaran RRI dalam aksi yang berkaitan dengan digitalisasi dan kerja sama.

“Nantinya masyarakat bisa mengikuti perkembangan lewat media dan sebagainya, arena salah satu program yang dilakukan oleh BNN adalah program desa bersinar dan lewat RRI ini nanti bisa menjangkau siaran sampai ke pelosok, karena kita tahu bersama bahwa narkotika pun sudah sampai di desa terpelosok di Indonesia,” ungkap Petrus.

Sementara itu, I Hendrasmo mengatakan MOU yang dilakukan RRI dengan BNN ini dapat menjadi sarana melawan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika yang menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia.

“Penandatanganan ini untuk bersama-sama melakukan desiminasi dan melakukan perlawanan terhadap penyalahgunaan peredaran narkoba, dengan melibatkan sumber daya masing-masing dan juga seluruh satker RRI di Indonesia,” kata dia.

“Mari kita optimalkan segala kampanye sosialisasi kita untuk membantu BNN perang terhadap narkoba dan mendorong upaya pemberantasan narkoba ini demi menyelamatkan bangsa kita karena dari hal itu kita akan bersama-sama untuk ambil bagian melakukan perlawan musuh negara ini,” dikatakan Hendrasmo. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular