Sumatra Utara adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian Utara Pulau Sumatra. Provinsi ini beribu kota di kota Medan, dengan luas wilayah 72.981,23 km². Sumatra Utara merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar keempat di Indonesia, setelah provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Mayoritas masyarakat Sumatera Utara merupakan keturunan Batak, kuliner khasnya banyak dipengaruhi oleh orang-orang Batak. Salah satu ciri khas makanan yaitu menggunakan buah andaliman yang memiliki rasa pedas getir. Ciri khas lainnya yaitu olahan dari ikan dan daging mendominasi dan berkuah.
Menurut sejarah, fahombo pertama kali muncul karena seringnya terjadi peperangan antarsuku di Tanah Nias.Pada waktu itu,setiap kampung memiliki bentengnya masing-masing. Untuk memenangkan peperangan antar suku,maka setiap pasukan harus memiliki kemampuan untuk melompati benteng tersebut.Dan pada akhirnya mereka secara khusus untuk memiliki kemampuan ini mereka membuat tumbukan batu yang berguna untuk melatih fisik terutama dalam melompat.
Dengan seiring berakhirnya perang tersebut,lompat batu ini masih dilakukan oleh masyarakat di sana hingga menjadi suatu tradisi.Tradisi lompat batu kemudian berkembang menjadi ritual atau media bagi para pemuda untuk menunjukan bahwa dia sudah benar-benar dewasa.
Perlu diketahui, bahwa tradisi ini tidak dapat dilakukan semua masyarakat Nias,tetapi hanya dilakukan oleh kampung-kampung tertentu saja.Karena keunikannya dari Tradisi Lompat Batu ini sehingga mulai dikenal masyarakat luas dan menjadi simbol budaya bagi masyarakat Nias.
Salah satu budaya yang sudah mendunia dan dikenal banyak orang adalah tradisi lompat batu yang dilakukan oleh Suku Nias, di Provinsi Sumatera Utara. Warga Nias menyebut Tradisi Lompat Batu, dalam bahasa setempat, dengan nama Fahombo. Sebuah tradisi yang hanya dilakukan oleh laki-laki suku Nias.
Tradisi Lompat Batu biasanya dilakukan para pemuda dengan cara melompati tumpukan batu setinggi 2 meter untuk menunjukkan bahwa mereka sudah pantas untuk dianggap dewasa secara fisik. Selain ditampilkan sebagai acara adat, Tradisi Lompat Batu ini juga bisa menjadi pertunjukan yang menarik, khususnya bagi para wisatawan yang datang ke sana.
Adalah Desa Bawomataluo, salah satu desa adat di Kabupaten Nias Selatan yang sangat kental dengan Tradisi Lompat Batu. Bawomataluo, dalam bahasa Nias, berarti bukit matahari. Sesuai dengan letaknya yang berada di atas bukit dengan ketinggian 324 meter di atas permukaan laut, dibangun berabad-abad lalu.[]





