Direktur Tottenham Hotspur Fabio Paratici telah bersumpah untuk mengakhiri kekeringan trofi klub bersama Antonio Conte, dengan atau tanpa Harry Kane.
Sementara, Kane menyatakan diri siap untuk membatalkan rencananya untuk keluar dari Tottenham untuk bisa bekerja dengan orang yang pernah memimpin Chelsea, Juventus, dan Inter Milan tersebut untuk meraih gelar.
“Kita semua berkumpul di sini untuk mencapai ambisi Kita. Kita ingin melakukan yang terbaik untuk klub ini setiap hari. Ini adalah proyek jangka panjang. Ini tentang semua orang, bukan hanya Harry,” ungkap Fabio Paratici.
Sudah lebih dari 13 tahun sejak Spurs terakhir kali mengangkat trofi Piala Liga pada 2008 di bawah tangan dingin Juande Ramos.
Paratici bersikeras, dia memiliki masterplan yang sama untuk menghidupkan kembali Spurs bersama rekan senegaranya di London utara tersebut.
“Dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia. Rekam jejaknya berbicara untuk dirinya sendiri. Kita harus bekerja keras dan berkomitmen.”
Sementara itu, Conte berjanji untuk menciptakan tim Tottenham dengan semangat dan perjuangan. Pertandingan pertamanya sebagai pelatih adalah melawan Vitesse di Europa Conference League, hari Kamis (4/11/2021).
“Menjadi manajer Tottenham adalah suatu kehormatan besar. Sekarang pasti saya ingin membayar kepercayaan ini,” ujar Conte.
Conte menambahkan, filosofi kepelatihannya sangat sederhana, yaitu memainkan sepakbola yang baik dan menarik bagi para penggemar dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, ia menyebut fans pantas memiliki tim yang kompetitif dengan keinginan untuk berjuang serta memiliki tim yang stabil, tidak naik turun.
“Saya akan melakukan segalanya untuk mendapatkan dukungan mereka,” pungkasnya.





