BerandaBERITAHendak Bimbingan Skripsi, Mahasiswi UNRI Diduga Alami Pelecehan Seksual

Hendak Bimbingan Skripsi, Mahasiswi UNRI Diduga Alami Pelecehan Seksual

Pengakuan mengejutkan datang dari seorang mahasiswi Universitas Riau (Riau) jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) angkatan 2018 yang diduga alami pelecehan seksual dilingkungan kampusnya.

Video yang berdurasi 13 menit 26 detik beredar di Instagram @komahi_unri terlihat seorang perempuan yang duduk sembari menyeritakan kronologi pelecehan seksual tersebut.

Ia bercerita, bahwa pelaku dari pelecehan tersebut adalah dari pihak kampusnya lebih tepatnya yakni Dekan Fisip Unri, Syafri Harto.

Korban menjelaskan, awal mula kejadiannya saat dirinya hendak bimbingan skripsi dan menemui dosen tersebut ternyata dirinya mendapatkan hal yang tidak mengenakan

“Kronologinya terjadi pada 27 Oktober lalu, hari Rabu sekitar pukul 12.30 WIB,” ujar Mahasiswi tersebut.

Pada saat itu, korban masuk dalam ruangan terduga pelaku. Tidak ada orang lain didalam ruangan tersebut.

Selama bimbingan, dosen tersebut menanyakan bertanya soal latar belakang mahasiswinya. Seperti pekerjaan, kehidupan.

“Beberapa kali mengatakan kata-kata yang membuat saya tidak nyaman. Seperti ‘i love you’ dan membuat saya terkejut,” katanya.

Usai bimbingan, dirinya pamit namun tangannya tiba-tiba digenggam keras saat salin dan dicium oleh dosen tersebut.

“Ketika saya ingin salim untuk berpamitan. Langsung beliau genggam bahu saya, mendekatkan badan ke diri saya dan menggenggam kepala saya dengan kedua tangannya dan mencium pipi sebelah kiri dan kening,” katanya.

Mahasiswi merasa ketakutan dan langsung pergi meninggalkan ruangan tersebut sambil menunduk.

“Saya sangat ketakutan, saya langsung nundukkan kepala saya. Namun kepala saya langsung didongakkan dan berkata ‘mana bibir, mana bibir’ yang membuat saya sangat terhina dan terkejut,” tambahnya.

Dugaan kejadian ini dibenarkan oleh Wakil Ketua BEM Universitas Riau, Razali. Ia mengaku telah menerima laporan tersebut. (RT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular