More

    Terbongkar! Polisi Jerat Bharada E Dengan Pasal 338 KUHP Tentang Pembunuhan

    JAKARTA – Polisi resmi menetapkan Bharada E sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo. Bharada E dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

    Status hukum Bharada E berubah dari saksi menjadi tersangka setelah pemeriksaan puluhan saksi dan ahli serta temuan sejumlah alat bukti.

    “Pemeriksaan saksi juga dianggap telah cukup untuk menandakan Bharada E sebagai tersangka,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian dalam keterangan resmi di Mabes Polri, Rabu (3/8/2022) malam.

    Polisi mengenakan Pasal 338 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 56 KUHP tentang pembunuhan, sehingga Bharada E terancam hukuman penjara 15 tahun. Bharada E pun dinyatakan langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

    Lebih lanjut, pasal 338 KUHP menyatakan: Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

    Pasal tersebut juga menegaskan aksi Bharada E yang menembak mati Brigadir J bukan untuk membela diri. “Tadi sudah saya sampaikan Pasal 338 juncto 55 dan 56 KUHP, jadi bukan bela diri,” terang Andi.

    Penetapan pasal tersebut sekaligus menganulir pernyataan kepolisian sebelumnya yang menyebut Bharada E melakukan aksi bela diri saat menembak Brigadir J.

    Meski demikian, pemeriksaan dan penyidikan kasus Brigadir J masih dilanjutkan. Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal melakukan pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo pada hari ini, Kamis (4/9) pukul 10.00 WIB.

    Di sisi lain, Komnas HAM yang turut melakukan penyelidikan secara independen terhadap kasus tersebut juga bakal memeriksa Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi. Pemeriksaan Sambo dan sang istri oleh Komnas HAM dilaksanakan setelah semua pihak dimintai keterangan terkait kasus tewasnya Brigadir J.

    “Tahapannya adalah memperkuat dulu sekuen-sekuen ceritanya, konteks waktunya dan sebagainya, baru nanti pasti ke Ferdy Sambo,” kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. []

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    10,527FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    36,400PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru