Serang – Dalam program Talkshow Sultan TV, Kabid Humas Polda Banten memaparkan hasil pelaksanaan Operasi Lilin Maung Nataru 2021, Senin (3/1/2022).
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga menyampaikan apresiasi dari Kapolda Banten kepada masyarakat.
“Kapolda mengapresiasi atas partisipasi dan peran aktif masyarakat dalam pelaksanaan operasi lilin maung 2021 yang sudah berlangsung sejak 24 Desember sampai 2 Januari 2022 yang telah membuahkan hasil sehingga tidak ada kendala yang signifikan dalam pelaksanaan operasi lilin tersebut,” ujarnya.
Shinto menjelaskan tentang inplementasi Inmendagri nomor 66 tahun 2021. “Dalam pelaksanaan operasi Lilin tantangan terbesar adalah bagaimana mensosialisasikan Instruksi Mendagri nomor 66 tahun 2021 dalam pelaksanaan Natal dan Baru, sehingga ini menjadi peluang yang baik bagi kami dalam mengelola di bidang humas berkoordinasi dengan teman-teman media dan Alhamdulillah memang sesuai dengan hasil faktual di lapangan kami melihat bahwa masyarakat Banten dan masyarakat yang berkunjung ke Banten baik dalam rangka mobilisasi untuk kepentingan ekonomi maupun untuk kepentingan wisata benar-benar sudah memahami apa saja ketentuan dalam instruksi Mendagri tersebut,” jelas Shinto.
Ketika ditanya oleh host Sultan TV tentang lonjakan arus mobilisasi tertinggi di destinasi wisata, Kabid Humas menjelaskan, “Puncak mobilitas masyarakat didestinasi wisata yang berada di wilayah Cilegon Pandeglang dan Lebak terjadi pada dua kali weekend yaitu pada 24, 25, 26, 31, Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 dan puncak kepadatan di Kota Serang terjadi pada 31 Desember sampai menjelang 1 Januari,” tuturnya.
Selanjutnya Shinto Silitonga menjelaskan sesuai analisa lapangan tentang kegiatan larangan perayaan dan arak-arakan tahun baru. “Kami sangat senang sesuai analisa di lapangan pada saat malam tahun baru imbauan untuk tidak melakukan arak-arakan ataupun pawai untuk kegembiraan menyambut tahun baru dapat terealisasi,” ujarnya.
Shinto menjelaskan bahwa pada Operasi Lilin Maung tahun 2021 kecelakaan lalulintas menurun. “Terdapat 11 kecelakaan lalu lintas pada periodisasi Operasi Lilin Maung 2021, turun 10 kasus atau 48% dibanding laka lantas pada Operasi Maung 2020 yaitu sebanyak 21 kasus. Meski jumlah kasus laka menurun, jumlah korban laka meningkat dari 28 korban tahun lalu menjadi 31 korban pada operasi tahun 2021, dan korban meninggal dunia juga meningkat 50%, dari 6 korban pada tahun 2020 menjadi 9 korban pada operasi tahun ini. Laka lantas terbanyak terjadi di wilayah Polresta Tangerang, sebanyak 5 kasus dengan 10 korban kecelakaan dan 6 korban diantaranya meninggal dunia,” ucapnya.
“Kami tidak henti-hentinya menghimbau masyarakat melalui berita release resmi Polda Banten, konten konten kreatif berupa meme, video dalam menghimbau masyarakat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid 19 sehingga pengalaman yang pernah terjadi pada bulan Mei sampai Agustus 2021 masa masa sulit pada saat pandemi tidak terulang kembali hal ini menjadi guru dalam mengahadapi pandemi sehingga varian baru Omicron dapat dicegah sedini mungkin,” kata dia.
Ia pun mengimbau, agar masyarakat harus selalu produktif terutama disaat masa pandemi. “Kata kuncinya adalah bersama-sama patuhi dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan sehingga produktivitas masyarakat betul-betul dapat berpengaruh bagi pemulihan ekonomi nasional,” tutupnya. []





