BerandaBERITAHendak Sholat Maghrib, Rumah Warga di Kota Serang Roboh

Hendak Sholat Maghrib, Rumah Warga di Kota Serang Roboh

SERANG, Sultantv.co – Rumah milik pasangan lansia, Hamrah dan Rafei, yang berada di RT 02 RW 19, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, roboh pada Minggu (1/2/2026).

‎Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin, 2 Februari 2026, bagian tembok depan rumah tersebut tampak miring dan nyaris roboh.

‎Untuk sementara, tembok itu ditahan menggunakan kayu berukuran besar sebagai penyangga.

‎Sementara itu, dinding bagian samping rumah sudah runtuh sepenuhnya, menyisakan puing-puing bata yang berserakan.

‎Rohmat, anak pertama korban, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, ibunya sempat mengambil air wudhu untuk melaksanakan salat Magrib. Namun secara tiba-tiba, rumah tersebut roboh dan menimpa Hamrah.

‎”Terlentang, jadi miring, jadi ini yang ketimpa ini (bahu). Tadinya berdua ibu sama bapak, ibu masih tidur-tiduran, bapak berangkat ke masjid, ibu ambil air wudhu, terus mau shalat abis ambil wudhu, ternyata ini (tembok) jatoh,” ucapnya.

‎Rohmat menambahkan, rumah tersebut dihuni oleh tiga orang, termasuk adiknya.

‎”Yang tinggal di sini tiga orang sama adik saya, di kamar,” ujarnya.

‎Selain merobohkan rumah korban, bangunan tersebut juga menimpa rumah tetangga yang berdampingan.

‎Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dampak yang dialami tetangga hanya berupa retakan pada bagian kamar akibat benturan material bangunan.

‎”Ini tetangga. Itu kena benturan dari sini kena robohan. Tapi enggak ada (korban) yang kena, cuma rumahnya doang,” jelasnya.

‎Sementara itu, Ubaidillah, tetangga yang rumahnya terdampak, mengaku mengetahui kejadian tersebut dari seorang temannya.

‎”Pada waktu sore itu ada teman ngejemput suruh pulang, katanya rumah ke timpah sama rumah tetangga. Akhirnya pulang, saya lihat kejadiannya kayak gini, waktu itu ada yang ketimbun ibu-ibu di dalam rumah itu,” ucap Ubaidillah.

‎Ia menuturkan, saat kejadian berlangsung, ruangan di rumahnya yang terdampak runtuhan dalam kondisi kosong.

‎”Ini kamar depan, yang kalau di sana itu rumah tetangga ruangan depan. Kalau di sini kebetulan juga lagi kosong, ibu juga ada di belakang (dapur),” ujar Ubaidillah. (Red/ RG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular