BerandaBERITAGenderang Sisibah, Alat Musik Tradisional dari Pakpak

Genderang Sisibah, Alat Musik Tradisional dari Pakpak

Genderang Sisibah merupakan seperangkat alat musik yang terdiri dari sembilan buah  (sibah) gendang yang dimainkan oleh delapan hingga sembilan pemusik yang disebut pande (orang yang pintar dan bijaksana). Ensembel musik ini disebut merkata genderang (berbunyi genderang) oleh karena bunyi yang dihasilkan bukanlah bunyi semata, melainkan berupa kata-kata ungkapan dan permohonan pelaksana dan peserta upacara kepada Dibata (dewata) serta kekuatan lainnya dalam konteks kepercayaan masyarakatnya.

Bagi masyarakat Pakpak, kehadiran ensembel Genderang Sisibah ini adalah merupakan pengabsahan akan status upacara yang dilaksanakan, yaitu upacara sukacita (kerje mbaik) dengan tingkatan yang terbesar dan tertinggi (males bulung simbernaik). Misalnya pada upacara adat perkawinan, peresmian rumah baru, pesta mejan dan sebagainya. Tidak satu upacara pun yang dapat menghadirkan ensembel ini diluar dari ketentuan di atas. Selain itu hadirnya ensembel Genderang Sisibah berarti secara otomatis akan ada kurban (kerbo) yang akan disembelih. Dengan demikian kerje mbaikmales bulung simbernaik dan kerbo (kerbau qurban) adalah identik dengan hadirnya Genderang Sisibah.

Sajian dari alat musik ini bukan hanya bunyi semata, melainkan berupa kata-kata ungkapan dan permohonan pelaksana dan peserta upacara kepada Dibata (dewata) serta kekuatan lainnya dalam konteks kepercayaan masyarakatnya. Artinya, bagi masyarakat Pakpak, Genderang Sisibah ini memiliki makna yang mendalam, bukan hanya sekedar musik.

Genderang Sisibah ini menjadi pengabsahan status suatau upacara yang dilaksanakan yang sifatnya sukacita, seperti adat perkawinan, peresmian rumah baru dan sebagainya. Kehadiran Genderang Sisibah ini akan dibarengi dengan pemotongan kerbau.

Ada syarat juga bagi yang ingin menghadirkan Genderang Sisibah ini, yaitu harus melaksanakan syarat-syarat adat secara penuh terhadap kerabatnya, terutama kepada seluruh unsur Sulang Si Lima (lembaga adat marga Pakpak). Genderang Sisibah ini baru bisa dibunyikan jika diizinkan oleh Sulang Si Lima itu.

Salah satu indikator dari pemenuhan syarat ini adalah kehadiran unsur kerabat pada pelaksanaan upacara. Hadirnya kerabat dapat menjadi penggenapan dan pengabsahan upacara adat sekaligus membayar dan menerima kewajiban adat sesuai fungsi dan kedudukannya masing-masing.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular