BerandaBERITADinas Kesehatan Banten Antisipasi Kelelahan Petugas Pemilu

Dinas Kesehatan Banten Antisipasi Kelelahan Petugas Pemilu

SERANG – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengantisipasi terjadinya kelelahan fisik pada petugas pemilu yang bertugas dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024. 

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kejadian seperti yang terjadi pada Pemilu 2019 lalu, di mana terdapat beberapa petugas pemilu yang meninggal dunia akibat kelelahan.

“Seperti lima tahun yang lalu kelelahan fisik, ada banyak yang meninggal dunia, kita jangan sampai terulang kembali, maka seluruh petugas kesehatan saya memerintahkan Kadinkes kabupaten dan kota untuk mengaktifkan layanan 24 jam puskesmas di tanggal 14,15,” ujar Ati, Senin (30/1).

Ati menjelaskan, kelelahan fisik pada petugas pemilu dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kurang istirahat, bekerja berlebihan, dan stres. 

“Jadi kelelahan itu disebabkan dia kurang istirahat, jadi metabolismenya dia terganggu kan, serangan jantung yang kita khawatirkan,” ujarnya.

Selain itu, Ati juga akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan surat edaran yang telah dikeluarkannya. Ia akan memastikan bahwa surat edaran tersebut telah ditindaklanjuti dengan baik oleh seluruh petugas kesehatan.

“Dinas kesehatan provinsi sendiri akan memantau apakah surat edaran yang kami sampaikan juga ditindaklanjuti di lapangan dengan baik,” katanya.

Lanjutnya, petugas dapat mengalami kelelahan akibat kurang beristirahat. Kata dia, yang ditakutkan terjadinya serangan jantung.

“Jadi kelelahan itu disebabkan dia kurang istirahat, jadi metabolismenya dia terganggu kan, serangan jantung yang kita khawatirkan,” ujarnya.

“Karena serangan jantung terlambat ditangani menimbulkan kematian, itu yang kita khawatirkan,” sambungnya.

Ia juga mengatakan kekuatan tubuh manusia tidak sama, bahkan yang terlihat sehat bisa saja mengalami serangan jantung.

“Karena kekuatan tubuh seseorang itu tidak sama. Bahkan yang terlihat diawal dia sehat, tapi tiba tiba karena kelelahan metabolisme terganggu mereka tiba tiba serangan jantung ini banyak terjadi,” tuturnya. (Fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular