More
    BerandaBERITADi Tangan Handi Kusnadi, BUMA Ditargetkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi di Banten

    Di Tangan Handi Kusnadi, BUMA Ditargetkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi di Banten

    BANTEN, Sultantv.co – Handi Kusnandi resmi mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) Provinsi Banten, masa khidmat 2025-2029.

    Di bawah kepemimpinannya, BUMA ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi bagi kader Ansor melalui langkah-langkah nyata dan kolaboratif.

    Dalam agenda koordinasi dengan pusat, Handi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus mengembangkan berbagai fasilitas ekonomi yang telah dibangun sebelumnya.

    Salah satunya, penguatan BUMA di berbagai level baik tingkat cabang maupun anak cabang melalui skema pembiayaan awal senilai Rp 45 juta.

    Rinciannya, Rp 10 juta berupa modal barang, Rp 10 juta untuk penguatan modal kader, dan Rp 25 juta melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diperkuat dengan dukungan dari perbankan.

    “Fasilitas ini bukan sekadar wacana. Ini adalah komitmen pusat yang sudah berjalan. Tinggal bagaimana kita mengoptimalkan dan memperluas jangkauannya di level bawah,” tegas Handi, melalui keterangan resminya, Sabtu, 2 Agustus 2025.

    Namun, bukan hanya urusan permodalan yang menjadi fokus utama. Handi juga menyoroti pentingnya aspek legalitas dan pemasaran bagi produk-produk kader.

    Ia memastikan, setiap produk yang sudah berjalan maupun yang baru dirintis akan didampingi secara legal melalui pengurusan perizinan seperti PIRT dan sertifikasi halal. Tujuannya, agar produk kader mampu bersaing secara layak di pasar yang lebih luas dan berdaya saing tinggi.

    Hingga saat ini, sekitar 20 hingga 50 kader tercatat telah mendaftar melalui Google Form untuk memulai usaha mereka. Sebagian besar berasal dari sektor peternakan dan produksi gula semut.

    “Ini baru permulaan. Potensi kita jauh lebih besar dari ini,” ungkap Handi optimis.

    Sebagai bentuk nyata kontribusi BUMA, Handi juga memperkenalkan lini produk konveksi berupa kaos-kaos Ansor yang dirancang sebagai merchandise resmi organisasi. Produk ini dipasarkan untuk umum melalui berbagai platform digital.

    “Kami rancang agar produk ini bisa dijual secara live-time. Artinya, selalu tersedia, selalu diperbarui, dan bisa dipesan kapan saja. Tentu dengan mengikuti regulasi dan arahan dari Ansor Banten,” jelasnya.

    Handi pun menegaskan, BUMA akan terus menjadi ruang dan fasilitator bagi kader yang ingin tumbuh dan berkembang di bidang usaha. Menurutnya, kunci dari pembangunan ekonomi kader adalah kolaborasi dan komitmen untuk saling membina dalam semangat organisasi.

    Ia turut memberikan suntikan motivasi kepada para kader agar tak gentar memulai usaha.

    “Jangan selalu berpikir soal modal. Yang utama itu tekad. Kalau ada niat dan keberanian, insya Allah jalannya akan terbuka,” ujar Handi.

    Dukungan dari berbagai pihak turut menguatkan langkahnya. Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, dikabarkan sangat mendukung gerakan pemberdayaan ekonomi kader ini.

    Begitu pula Ketua PW GP Ansor Banten, Tb Adam Ma’rifat, yang menyatakan komitmennya untuk menjadikan BUMA sebagai role model ekonomi kader di wilayah Banten.

    Handi pun mengajak seluruh kader untuk aktif, berani mengambil peran, dan memiliki kesadaran ekonomi sebagai bagian integral dari perjuangan organisasi.

    “Kita ini bukan hanya penggerak dakwah dan sosial, tapi juga pelaku ekonomi. Dan BUMA adalah rumah bagi kader-kader yang ingin mandiri, tangguh, dan maju,” pungkasnya. (Roy)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    - Advertisment -

    Most Popular