BerandaBERITABom Gereja Katedral, Ken Setiawan Menduga Ada Pesan Khusus untuk Kapolri

Bom Gereja Katedral, Ken Setiawan Menduga Ada Pesan Khusus untuk Kapolri

Tim Densus 88 telah berhasil menangkap pelaku aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3) sekitar pukul 10.45 Wita. Densus menangkap empat orang kelompok aksi bom bunuh diri di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Dugaan kuat, mereka merupakan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sulawesi Selatan.

Menanggapi kejadian tersebut, Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan meminta aparat meningkatkan kewaspadaan, sebab masih ada ribuan jaringan sel teroris aktif yang bisa melakukan aksi teror, termasuk juga jaringan JI yang perlu diwaspadai. “Kita harus waspada, tapi jangan takut pada mereka.” Ujar Ken.

Ken menjelaskan, kelompok ini merasa marah kepada Kapolri karena dianggap memerangi Islam. Beberapa jaringan mereka di beberapa daerah di Indonesia ditangkap dan jaringan dana mereka juga di bekukan oleh PPATK. Ken juga memaparkan mengapa gereja menjadi sasaran karena selama ini pihak gereja selalu diam dan tidak merespon. “Dan barangkali ada pesan khusus atau juga mau uji mental Kapolri baru yang notabone adalah dari agama nasrani.” Tegas Ken.

Ken berharap, di samping penindakan, upaya pencegahan juga harus terus dilaksanakan untuk membendung gerakan intoleransi dan radikalisme yang merupakan pintu gerbang terorisme. Tujuan terorisme yang jelas adalah untuk membuat takut masyarakat, jika masyarakat takut maka tujuan para teroris berhasil.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular