BANDUNG, Sultantv.co – Bank Jakarta memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan, riset, dan sumber daya manusia melalui kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan layanan dan produk perbankan untuk mendukung pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kerja sama Bank Jakarta dan ITB menjadi langkah awal untuk mengembangkan berbagai program yang mempertemukan pengetahuan, inovasi, dan solusi keuangan.
Sinergi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, kreatif, dan siap menghadapi perubahan serta kebutuhan dunia kerja di masa depan.
MoU tersebut ditandatangani Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana bersama Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D. Penandatanganan turut disaksikan Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta Dipo Nugroho.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan, kerja sama dengan ITB merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas kontribusi dalam ekosistem pendidikan dan pengembangan talenta di Indonesia.
“Bank Jakarta ingin hadir bukan hanya sebagai financial partner, tetapi juga sebagai knowledge partner bagi ekosistem pendidikan. ITB memiliki kekuatan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, sementara Bank Jakarta memiliki kapabilitas dalam menyediakan konektivitas dan solusi keuangan. Kami mempertemukan kedua kekuatan tersebut untuk menciptakan nilai dan manfaat yang lebih luas,” ujar Agus.
Menurut Agus, kemitraan tersebut membuka peluang bagi Bank Jakarta dan ITB untuk mengoptimalkan keunggulan, sumber daya, serta kompetensi masing-masing.
Kolaborasi dapat dikembangkan melalui berbagai program yang mencakup pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, maupun kegiatan inovatif lainnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada hubungan kelembagaan.
Menurutnya, implementasi program yang memberikan dampak nyata menjadi salah satu fokus utama dalam kemitraan Bank Jakarta dengan ITB.
“Bagi Bank Jakarta, kemitraan dengan ITB merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem yang menghubungkan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan talenta. ITB kami pandang sebagai knowledge partner yang memiliki kapasitas kuat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga membuka ruang kolaborasi yang luas dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” kata Martha.
Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, hingga pelaksanaan program Kampus Berdampak.
Seluruh implementasi kerja sama akan tetap memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan terhadap ketentuan, serta prinsip kehati-hatian.
Martha menilai keberhasilan sebuah kolaborasi tidak hanya ditentukan oleh penandatanganan kesepakatan, tetapi juga dari program nyata dan manfaat yang dihasilkan.
Karena itu, MoU dengan ITB dipandang sebagai titik awal untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang konkret, relevan, dan memberikan nilai tambah bagi institusi maupun masyarakat.
“Nilai dari sebuah kolaborasi pada akhirnya ditentukan oleh implementasi dan impact yang dihasilkan. Karena itu, MoU ini kami lihat sebagai starting point untuk menghadirkan program-program yang konkret, relevan, dan memberikan manfaat bagi institusi maupun masyarakat,” tambah Martha.
Melalui kerja sama tersebut, Bank Jakarta dan ITB diharapkan dapat memperkuat konektivitas antara sektor perbankan, pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Sinergi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Bank Jakarta membangun ekosistem knowledge, innovation, dan human capital untuk mendukung kebutuhan pembangunan serta tantangan masa depan.***





