BerandaBERITA‎Jelang May Day 2026, Polda Banten Gelar Simulasi Demo Anti Rusuh

‎Jelang May Day 2026, Polda Banten Gelar Simulasi Demo Anti Rusuh

SERANG, Sultantv.co – Dalam rangka menghadapi peringatan May Day 2026, jajaran Polda Banten menggelar simulasi aksi demonstrasi anti kerusuhan di lapangan merah Mapolda Banten, Kota Serang, Senin, 20 April 2026.‎‎Kapolda Banten, Irjen Hengki menjelaskan, simulasi atau latihan Pengaman Dalam Kota (Sispamkota) dalam rangka mengamankan perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day pada tanggal 1 Mei.‎Simulasi dilakukan bersama jajaran TNI dan pemerintah daerah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk para buruh. ‎‎“Apakah sifat kegiatannya bakti kesehatan, bakti sosial dan semua kegiatan kemasyarakatan dalam rangka May Day kita amankan. Termasuk salah satunya juga adanya unjuk rasa manakala dilaksanakan di wilayah hukum Polda Banten,” ujar Hengki.‎‎Pelatihan Sispamkota sendiri dilaksanakan Polda Banten dan jajaran sebagai wujud kesiapan personel, sarana prasarana, serta standar operasional prosedur dalam melaksanakan pengamanan. Pengamanan unjuk rasa baik yang dilaksanakan akan menghadapi May Day maupun kegiatan-kegiatan yang akan datang.‎‎“Yang paling utama standar operasional prosedur dan melatih kesabaran untuk tidak terprovokasi,” tegas dia.‎‎Simulasi juga dibuat untuk latihan pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan unjuk rasa dari penggunaan Perkap (Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia) Nomor 1 Tahun 2009.‎Bagaimana pengamanan unjuk rasa saat situasi aman kondusif atau hijau, saat mulai ada provokasi seperti mengajak petugas terprovokasi dengan mendorong atau melempar, hingga situasi merah yang anarkis.‎‎“Tapi petugas tetap sabar karena memberikan pelayanan dan mengedepankan tim negosiator. Dari Polwan ada Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, PHH Brimob, terakhir penggunaan senjata ketika situasi merah,” papar Hengki.‎‎Hengki berharap, melalui pelatihan ini pengamanan unjuk rasa Polda Banten semakin profesional dan selalu siap. Ia juga berpesan kepada warga Banten untuk tidak mudah percaya berita atau kabar palsu. Untuk memastikan informasi, warga Banten bisa menghubungi nomor 110. ‎‎”Mari kita jaga Provinsi Banten dengan aman sehingga Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernut, serta Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota dapat membangun untuk kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.‎‎Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan Kepolisian Daerah (Polda) Banten dalan menghadapi kemungkinan yang terjadi terkait keamanan dan ketertiban di masyarakat.‎‎“Kalau kita lihat simulasi tadi, jajaran kepolisian sudah siap menangani kemungkinan hal-hal yang terjadi. Apresiasi kepada Polda Banten yang menyelenggarakan simulasi Sispamkota. Ini sangat penting,” ucapnya usai menghadiri kegiatan simulasi.‎‎Menurutnya, Polri telah mempersiapkan hal-hal yang mungkin terjadi. Termasuk kesiapan pada personel, peralatan, dan dukungan anggaran. ‎‎“Dan sudah dilihat tahapan-tahapannya dari mulai Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, Penindakan Huru Hara (PHH), hingga penindakan kejahatan. Itu sudah profesional sekali,” ujarnya. ‎‎Dimyati juga menyampaikan apresiasi atas pendekatan yang dilakukan Polda Banten. Polda mengajak masyarakat dalam komunikasi yang interaktif saat terjadi masalah. ‎‎“Dibawah Pak Hengki, hal-hal yang terjadi di Provinsi Banten tidak krusial, semua bisa ditangani secara persuasif. Alhamdulillah aman,” katanya.‎‎“Kita di pemerintahan juga merasa aman dari gangguan kerusuhan terhadap perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum,” pungkasnya. (Red/ RG)‎‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular