BerandaBERITAKawasan Pipa Gas Minta Dikembalikan Sesuai Fungsinya, Warga Rau Timur: Kumuh dan...

Kawasan Pipa Gas Minta Dikembalikan Sesuai Fungsinya, Warga Rau Timur: Kumuh dan Sering Dijadikan Tempat Prostitusi

SERANG, Sultantv.co – Warga Lingkungan Rau Timur RW 21, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk mengembalikan jalur pipa gas sesuai dengan fungsinya.

Mereka menilai, saat ini jalur pipa gas tersebut terlihat kumuh dan sering dijadikan tempat prostitusi.

“Jadi kami meminta kepada Pemkot Serang untuk mengembalikan fungsi jalur pipa gas. Saat ini terlihat kumuh banyak sampah dan sering dijadikan prostitusi,” kata Ketua RW 21 Lingkungan Rau Timur, Junaedi, Selasa 19 Agustus 2025.

Atas dasar itu, masyarakat setempat merasa dirugikan lantaran berdampak buruk terhadap kesehatan lingkungan.

“Kan penuh sampah, masyarakat pernah kena DBD (Demam Berdarah), bahkan ada korban satu orang,” jelasnya.

Jika permintaan ini tidak ditanggapi, warga mengancam akan memberikan peringatan kepada Pemkot Serang.

“Jika pihak pipa gas dan Pemkot Serang tidak menanggapi, kita akan warning (peringatan),” ungkap Junaedi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak pipa gas dan pada tanggal 20 Agustus 2025 besok akan melakukan penertiban.

“Besok akan penertiban sepanjang jalur pipa gas,” katanya.

Dikatakan dia, pada saat penertiban yang dilakukan Pemkot Serang para pedagang masih menginginkan berdagang dan tidak mau masuk kedalam.

“Mungkin mereka mencari tempat terdekat (di jalur pipa gas). Itu yang kami sayangkan padahal kami sudah mengatur bahkan sudah koordinasi dengan Dishub Kota Serang, seperti Blok M yang harusnya terminal masih diisi pedagang karena sifatnya sementara sebelum Pasar Induk Rau dibangun,” ungkap Wahyu.

“Harusnya para pedagang juga mengikuti arahan pemerintah,” tandasnya. (Roy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular