BerandaBERITAJadi Korban Penembakan KKB Papua, Warga Lebak Ini Ternyata Akan Menikah

Jadi Korban Penembakan KKB Papua, Warga Lebak Ini Ternyata Akan Menikah

LEBAK – Nasib nahas menimpa salah satu warga Kampung Pasireurih, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten. Rencana Jamaludin (21) menikah terpaksa batal, akibat dirinya menjadi salah satu korban serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Salah satu keluarga korban, Nurhidayat mengatakan,  Jamaludin bekerja di Papua untuk memperbaiki tower Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel. Dan dalam waktu dekat ini korban akan melangsungkan pernikahan dengan wanita pujaannya yang berasal dari Kota Serang.

“Rencananya sih setelah pulang bekerja dari Papua ia akan menikah,” kata Nurhidayat, Selasa (8/3/2022).

Korban merupakan merupakan anak ketiga dari lima bersaudara dari pasangan almarhum Asmar dan Juheti. Jamaludin bekerja ke Papua atas ajakan dari saudaranya yang terlebih dahulu bekerja di sana.

Selain untuk menyambung hidup, Jamaludin juga menabung hasil kerja kerasnya untuk meminang sang pujaan hati.

“Sebelum kejadian tragedi tersebut, Jamaludin sempat berkomunikasi dengan kekasihnya. Dan pada hari Kamis 3 Maret 2022 keluarga mendapat kabar jika Jamaludin menjadi salah satu korban pembantaian KKB di Papua,” ucap Nurhidayat.

Ia menambahkan,  saat ini keluarga merasa shock mendengar Jamaludin telah meninggal. “Keluarga masih kaget, dan saat ini masih menunggu kedatangan jenazah yang direncanakan akan diterbangkan dari Papua ke rumah,” pungkasnya.

Pihak keluarga meminta kepada pemerintah agar segera melakukan evakuasi jenazah Jamal dan meminta agar jasadnya diantarkan ke rumah duka guna dimakamkan.

“Karena sudah beberapa hari di sana, dengan kondisi yang memang sulit juga untuk evakuasi. Harapan terbesar itu, supaya jenazahnya cepat dievakuasi dan diantar,” kata Aji, kakak kandung Jamal.

Pihak keluarga sempat menyesalkan karena tidak adanya pengawalan dari aparat pada saat para pekerja memperbaiki tower di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Mereka juga meminta pertanggungjawaban dari pihak perusahaan tempat Jamal bekerja.

Korban ditugasi memperbaiki tower base transceiver station (BTS) Telkomsel untuk PT Palapa Timur Telematika (PTT) di Distrik Boega, Kabupaten Puncak, Papua. Pada Rabu (2/3) pukul 03.00 Wita, terjadi penyerangan oleh KKB di Tower B3, Kampung Jenggeran, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak.

Sekadar diketahui, ada sembilan orang yang bekerja di PT Palapa Timur Telematika (PTT) di Papua. Satu dari sembilan orang tersebut selamat pada saat Kamp PT PTT diserang. Korban selamat itu bernama Nelson Sarira.

Sedangkan delapan orang lainnya tewas ketika diserang. Delapan orang yang tewas adalah Bona Simanulang, Renal Tentua Tagasye, Bili Galdi Balion, Jamaludin, Sharil Nurdiansyah, Eko Septiansyah, Bebei Tabuni, dan Ibo. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular