SERANG – Cuitan bos Tesla Elon Musk selalu menjadi perhatian dunia. Termasuk saat beberapa waktu lalu orang terkaya di dunia tersebut menyatakan ingin pensiun dari kerjaannya saat ini sebagai CEO Tesla dan menjadi influencer.
“Berpikir untuk berhenti dari pekerjaan saya dan menjadi influencer penuh waktu, bagaimana menurut kalian?” kata Musk, tanpa memberikan penjelasan lebih.
Musk memang kerap menjadi perhatian publik dengan cuitan-cuitannya di media sosial. Pada bulan lalu dia menjual saham Tesla setelah melakukan polling di Twitter.
Kemudian beberapa waktu lalu Musk dikabarkan mengirimkan surel ke karyawan yang menyiratkan perusahaan roket, SpaceX miliknya akan bangkrut. Setiap langkah yang ia lakukan memang selalu mengambil perhatian publik.
Dan kali ini entah hanya gurauan atau memang ia serius dengan pikiran untuk pensiun, cuitan yang ia katakan menuai respons yang sangat beragam dari pengikutnya.
Mereka meminta Musk untuk menjadi influencer di platform YouTube atau Twitch. Sebagian followers Musk lainnya mengatakan bahwa Musk sebenarnya sudah menjadi influencer, tanpa perlu meninggalkan jabatannya sebagai CEO Tesla.
Meski demikian, belum diketahui apakah Musk benar-benar serius untuk keluar dari pekerjaannya sebagai CEO Tesla, dan beralih menjadi seorang influencer.
Namun, selama menjabat sebagai CEO Tesla, tweet-tweet Musk memang kerap berpengaruh pada kondisi pasar, terutama bursa saham dan harga mata uang kripto.
Misalnya saat Musk ngetwit foto anak anjing miliknya bernama Floki (ras Shiba Inu) yang sedang berada di mobil Tesla, lengkap dengan keterangan “Floki Funkpuppy”.
Tweet tersebut langsung membuat harga koin kripto Shiba Inu meroket hingga 55 persen. Pasalnya, anak anjing milik Musk itu merupakan keturunan ras anjing Jepang paling populer, Shiba Inu.
Hal serupa juga terjadi kala Musk mengunggah tweet soal mata uang kripto Dogecoin. Nggak lama kemudian, harga Dogecoin tercatat pernah naik hingga empat kali lipat berikut volume perdagangannya pun meningkat.
Menurut pantauan SultanTv.co pada Selasa (14/12) pukul 10.00 WIB, cuitan tersebut mendapat sekitar 8.829 ribu balasan, 31.4 ribu retweet, dan lebih dari 412 ribu likes.
Selain menjadi CEO Tesla, Musk juga merupakan pendiri dan CEO perusahaan roket SpaceX, dan pemimpin startup (rintisan) chip otak bernama Neuralink. Selain itu ia juga memimpin sebuah perusahaan infrastruktur bernama The Boring Company.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, Musk tercatat sebagai orang terkaya di dunia, dengan kekayaan US$266 miliar atau sekitar Rp3.824 ribu triliun yang telah tumbuh sebesar US$110 miliar atau sekitar Rp1.581 ribu triliun tahun ini. []




