Mata minus atau miopia adalah gangguan penglihatan paling umum pada orang di bawah usia 40 tahun. Mata minus atau rabun jauh merupakan jenis kerusakan mata yang disebabkan pertumbuhan bola mata yang terlalu panjang atau kelengkungan kornea yang terlalu cekung. Hal ini menyebabkan sinar cahaya fokus pada titik di depan retina, bukan langsung pada permukaannya.
Mata minus biasanya dimulai pada masa kanak-kanak, dan anda mungkin memiliki risiko lebih tinggi jika orang tua anda juga menderitanya. Dalam kebanyakan kasus, mata minus muncul pada awal masa dewasa tetapi kadang-kadang terus berkembang seiring bertambahnya usia.
Berikut adalah beberapa penyebab mata minus secara umum :
- Jarak yang terlalu dekat pada waktu membaca buku, menonton televisi, bermain video games, bermain komputer, bermain telepon selular/ponsel, dan sebagainya. Mata yang dipaksakan dapat merusak mata itu sendiri.
- Genetik atau keturunan.
- Terlalu lama beraktivitas pada jarak pandang yang sama seperti bekerja di depan komputer, di depan layar monitor, di depan berkas, dan lain-lain. Mata membutuhkan istirahat yang teratur dan cukup agar tidak terus berkontraksi secara monoton.
- Kebisaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan mata kita seperti membaca sambil tidur-tiduran, membaca di tempat yang gelap, membaca di bawah matahari langsung yang silau, menatap sumber terang langsung, dan lain sebagainya.
5.Terlalu lama mata berada di balik media transparan yang tidak cocok dengan mata dapat mengganggu kesehatan mata seperti terlalu lama memakai helm, terlalu lama memakai kacamata/lensa kontak yang tidak sesuai dengan mata normal kita, dan sebagainya.
Mata minus dapat dikoreksi dengan penggunaan kacamata, lensa kontak atau operasi refraktif. Tergantung pada tingkat keparahan kondisi mata Anda, Anda mungkin perlu mengenakan kacamata atau lensa kontak sepanjang waktu atau hanya ketika Anda membutuhkan penglihatan jarak yang sangat jelas, seperti saat mengemudi, melihat papan tulis atau menonton film.
Pilihan yang baik untuk lensa kacamata minus termasuk lensa indeks tinggi (untuk kacamata lebih tipis, lebih ringan) dan lensa dengan lapisan anti-reflektif. Operasi refraktif dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan kebutuhan menggunakan kacamata atau kontak. Prosedur yang paling umum dilakukan dengan laser excimer.
Dalam PRK laser menghilangkan lapisan jaringan kornea, yang meratakan kornea dan memungkinkan sinar cahaya untuk fokus lebih akurat pada retina. Pada LASIK – prosedur pembiasan yang paling umum – sebuah lipatan tipis dibuat pada permukaan kornea, sebuah laser mengangkat beberapa jaringan kornea, dan kemudian lipatan dikembalikan ke posisi semula.[Selma]




