BerandaBERITAHari Bangunan Nasional, Masyarakat Harus Lebih Peduli Menjaga Bangunan, Sarana dan Prasarana

Hari Bangunan Nasional, Masyarakat Harus Lebih Peduli Menjaga Bangunan, Sarana dan Prasarana

Peringatan hari bangunan nasional setiap 11 November dijadikan momentum untuk mengedukasi masyarakat agar terus memelihara dan melestarikan bangunan-bangunan bersejarah di indonesia. Selain itu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli pada bangunan, sarana serta prasarana publik yang dibangun pemerintah untuk masyarakat.

Robby Cahyadi ST.MT, Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Banten mengatakan,  dengan hari bangunan nasional ini ia ingin mengajak masyarakat dan semua stakeholder pemangku kepentingan untuk lebih peduli terhadap bangunan yang menjadi fasilitas bersama.

“Apakah berupa jalan, bangunan, sarana pelengkap jalan seperti pedestarian, trotoar, saluran irigasi, dan sebagainya ayo sama-sama jaga baik keberadaannya. Tidak dirusak atau penggunaannya untuk kepentingan pribadi seperti berjualan dan sebagainya,” terang Robby seusai menjadi pembicara pada Bincang Hari Ini Sultan TV, Kamis (12/11/2020).

Kondisi bangunan-bangunan di Banten saat ini dijelaskan Robby kualitasnya semakin membaik. Penerapan teknologi pada bangunan berpengaruh pada kualitas yang diinginkan.

“Dulu kita mendapati jalan baru ditangani tapi sudah rusak. Sekarang kami sudah menggunakan teknologi seperti perbaikan tanah geogrid dan beton. Ini memperpanjang usia bangunan dan meningkatkan kualitas,” imbuh Robby.

Jenis bangunan dan sebagainya yang ditangani Dinas PUPR dijelaaskan Robby, seperti jalan, jembatan, daerah irigasi meliputi bendung, saluran primer dan sekunder. Ada lagi pengamanan perairan seperti tanggul, sungai, pengamanan lereng sungai, termasuk infrastuktur situ mencakup perbaikan lainnnya. Bangunan lain yakni pengamanan pantai, fasilitas untuk penanganan jik ada kemungkinan tsunami dan abrasi pantai.

Selain membangun, Dinas PUPR juga melakukan pengawasan. Contoh untuk jalan, untuk mengawasi kondisi secara terus menerus 24/7, Dinaas PUPR memiliki penilik dan mandor jalan yang bertanggung jawab pada setiap jengkal jalan, mengamati dan mengawasi ketika ada terjadi lubang dan pohon tumbang. Begitu pula pada bangunan berupa bendungan, sudah ada petugas bendung dan sebagainya.

“Secara organisasi, sudah kita arahkan,” terang Robby. (sultantv-01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular