Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya menekan penyebaran virus covid-19 dengan berbagai program dan kebiajakan. Upaya keras pemkot itu mendapat apresiasi dari Kepala Sekretariat Kepresidenan dan sejumlah pihak swasta dalam menanggulangi Covid-19 di Kota Tangerang.
Bentuk apresiasi dan dukungan itu diutarakan Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono seraya memberikan bantuan untuk warga Kota Tangerang. Ia berharap, dengan adanya bantuan dari Sekretariat Kepresidenan dan pihak swasta tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Tangerang.
“Semoga beban berat yang dipikul bisa menjadi sedikit ringan dengan bantuan yang ada, dan semoga pandemi ini cepat berlalu,” tutup Heru.
Sebagai simbolis, Heru menyerahkan bantaun pada Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah berlokasi di Tangerang Live Room, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, kemarin (20/4/2020).
“Alhamdulillah Pemkot Tangerang hari ini menerima bantuan sebanyak 800 paket sembako dari Kantor Sekretariat Presiden dan Yayasan Buddha Tzu Chi, kemudian 1.000 paket sembako, 50 coverall, 50 face shield dan 72 hand sanitizer dari PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang terakhir 20 ribu masker kain dari PT. Argo Manunggal,” papar Arief.
Bantuan tersebut akan diberikan pada masyarakat terdampak Covid-19 seperti pekerja di sektor nonformal ojek daring, para lansia, marbot masjid, dan Puskesmas.
“Bantuan segera akan kami distribusikan secepatnya melalui Dinas Sosial bagi lansia, Bagian Kesmas pada Sekretariat Daerah untuk para marbot dan Polres Metro Tangerang Kota untuk pendistribusian bagi para ojek daring,” ujarnya.
Pendataan Penerima Bantuan
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial Kota Tangerang masih mendata warga terdampak Covid-19 yang akan menerima bantuan. Dia mengatakan proses pencocokan dilakukan dengan teliti agar bantuan yang disalurkan tidak salah sasaran.
“Kami sedang lakukan seleksi dan pencocokan data, karena yang akan mendapatkan bantuan adalah warga yang benar-benar terdampak. Salah satunya warga yang tidak punya penghasilan selama wabah Virus corona,” ujar Kepala Dinsos Kota Tangerang, Suli Rosadi, saat ditemui di Kantor Dinsos Kota Tangerang, Senin (20/4)
Suli menambahkan, pencocokan data tersebut lantaran masih ada warga mampu yang mengajukan untuk mendapatkan bantuan. Jika hal ini terjadi akan berdampak pada warga yang benar-benar berhak menerimanya. Suli mengatakan, proses pencocokan data yang didapat dari tim PKH terus dirampungkan agar segera dilaporkan ke Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat.
“Untuk pengajuan data ke Dinsos sudah kami tutup, tinggal kami lakukan kroscek berdasarkaan data tim PKH yang sudah diberikan. Kami belum memberikan bantuan, karena data yang sudah kami dapat belum semuanya selesai,” paparnya.
Ia menjelaskan, mengenai bantuan yang saat ini telah diterima warga adalah bantuan mandiri hasil urunan masing-masing OPD dan juga dari komunitas maupun instansi swasta yang menggandeng kecamatan maupun kelurahan.[]





