BerandaBERITAHIMAPIKANI Dorong SDM Perikanan Jadi Kunci Swasembada Pangan Laut

HIMAPIKANI Dorong SDM Perikanan Jadi Kunci Swasembada Pangan Laut

JAKARTA, Sultantv.co — Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (HIMAPIKANI) mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu kunci mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

Dorongan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional Perikanan yang digelar HIMAPIKANI di Politeknik AUP Jakarta, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa perikanan dari berbagai daerah dengan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat, dan pemangku kepentingan sektor kelautan dan perikanan.

Ketua Umum HIMAPIKANI periode 2024-2026 Faiqul Hafidz Al Humaid mengatakan, pembangunan sektor kelautan dan perikanan tidak dapat dilepaskan dari kualitas SDM yang mengelolanya.

“Sumber daya manusia memang menjadi kunci utama dalam pembangunan di segala bidang, tak terkecuali pembangunan bidang kelautan dan perikanan,” katanya.

Menurut Faiqul, HIMAPIKANI perlu mengambil peran dalam mendorong lahirnya SDM perikanan yang profesional dan mampu mengoptimalkan potensi kelautan Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjawab berbagai persoalan sektor kelautan dan perikanan.

Ia mengatakan, pembangunan perikanan tidak cukup hanya mengejar peningkatan produksi, tetapi juga harus memperhatikan efisiensi, mutu, nilai tambah, dan keberlanjutan ekosistem.

Trenggono juga mendorong penerapan konsep Ekonomi Biru yang mencakup konservasi laut, penangkapan ikan terukur, budi daya berkelanjutan, pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta pengurangan sampah plastik di laut.

“Jadilah bagian dari solusi, dengan menghadirkan gagasan, inovasi, dan keberanian,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding menilai besarnya potensi kelautan Indonesia harus diimbangi dengan SDM yang kompeten, inovatif, dan berintegritas.

“Potensi besar tanpa SDM unggul tidak akan optimal. Teknologi tanpa SDM kompeten tidak berdampak,” katanya.

Karding menegaskan investasi pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada teknologi dan infrastruktur. Menurut dia, investasi terhadap manusia justru menjadi fondasi penting bagi masa depan perikanan Indonesia.

“Swasembada pangan laut hanya bisa tercapai jika SDM kita unggul, adaptif, inovatif, dan berintegritas,” ujarnya.

Bahas Masa Depan Perikanan Indonesia

Seminar nasional tersebut juga diisi diskusi panel yang menghadirkan Anggota Komisi IV DPR RI Rokhmin Dahuri, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan I Nyoman Radiarta, serta Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia Dani Setiawan.

Diskusi membahas sejumlah persoalan strategis, mulai dari kualitas pendidikan perikanan, kompetensi tenaga kerja, inovasi teknologi, kesejahteraan nelayan, ekonomi pesisir, hingga keberlanjutan sumber daya ikan.

Forum tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat nelayan, dunia usaha, dan organisasi mahasiswa.

Koordinator Wilayah II HIMAPIKANI Arya Mauludi mengatakan mahasiswa perikanan harus terlibat aktif dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

“Mahasiswa perikanan tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Kita harus hadir sebagai bagian dari solusi, dengan ilmu pengetahuan, gagasan, inovasi, dan keberanian,” katanya.

Seminar Nasional Perikanan dan Kongres Nasional HIMAPIKANI ke-XVII diharapkan melahirkan gagasan serta rekomendasi strategis bagi pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang maju, berdaulat, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular