BerandaBERITA‎Guru TK Swasta Ngadu ke Wakil Walikota Serang, Puluhan Tahun Mengabdi Tanpa...

‎Guru TK Swasta Ngadu ke Wakil Walikota Serang, Puluhan Tahun Mengabdi Tanpa Kejelasan Status

SERANG, Sultantv.co – Rasa cemas dan harapan bercampur menjadi satu menyelimuti sejumlah tenaga pendidik jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Serang.

‎Para guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI) Kecamatan Serang, akhirnya memberanikan diri menyampaikan aspirasi langsung kepada Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia.

‎Keluhan utama yang disampaikan adalah belum adanya kejelasan atau kepastian mengenai pengangkatan status mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya bagi mereka yang mengajar di sekolah swasta.

‎Padahal, tidak sedikit dari para pendidik ini yang telah mengabdi dan mendedikasikan diri puluhan tahun dalam memajukan dunia pendidikan di daerah tersebut.

‎Ketua IGTKI Kecamatan Serang, Mega Hendrica, mengaku sengaja memfasilitasi pertemuan tersebut agar nasib para anggotanya dapat menjadi sorotan dan perhatian serius pemerintah daerah.

‎Ia berharap Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, dapat memperjuangkan aspirasi tersebut sehingga para guru TK swasta berkesempatan diangkat menjadi PPPK penuh waktu.

‎Menurutnya, sebagai tenaga pengajar yang merupakan lulusan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, para guru TK swasta memiliki hak yang sama untuk mendapatkan peningkatan kesejahteraan.

‎Oleh karena itu, pihaknya meminta dukungan agar pemerintah pusat segera mengeluarkan regulasi yang memungkinkan pengangkatan mereka.

‎”Harapannya setelah bertemu pak Wakil Walikota Serang tadi bisa disampaikan kepada pemerintah pusat, agar bisa dibuatkan peraturan pengangkatan PPPK bagi para guru TK swasta khususnya,” kata Mega usai pertemuan, Selasa, 7 April 2026.

‎Selain masalah status kepegawaian, Mega juga menyebutkan bahwa tingkat kesejahteraan para guru TK saat ini masih terbilang memprihatinkan.

‎Ia mengaku masih banyak rekan-rekannya yang menerima imbal jasa atau upah yang sangat kecil setiap bulannya. Kondisi ekonomi yang sulit ini dinilai semakin memberatkan para tenaga pendidik.

‎Di sisi lain, kedatangan rombongan IGTKI juga membahas rencana kegiatan sosial yang direncanakan akan dilaksanakan di kawasan Royal Baroe.

‎”Dalam waktu dekat, kami akan menggelar acara halal bihalal yang dikemas dalam bentuk jalan santai dan kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama para siswa pada Jumat, 24 April 2026 mendatang,” ungkap Mega. (Red/ RG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular