SERANG, Sultantv.co – Gabungan Pengusaha dan Pedagang Daging (Gappenda) Provinsi Banten memutuskan untuk melakukan mogok jualan pada 26-27 Januari 2026.
Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap melonjaknya harga sapi potong yang berdampak pada kenaikan harga daging di pasaran.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang digelar di Sekretariat Jagal Trondol, Kota Serang, Sabtu (24/1/2026) malam.
”Sehubungan dengan kenaikan sapi potong yang sangat tinggi, maka kami pengusaha daging yang tergabung dalam Gappenda di Banten akan melakukan mogok berjualan,” kata Ketua Gappenda Banten, Abah Aeng, Senin, 26 Januari 2026
Gappenda juga menyebarkan surat edaran yang ditunjukkan kepada seluruh anggotanya agar memenuhi keputusan tersebut.
Abah Aeng menjelaskan, aksi mogok ini bertujuan menyampaikan kepada masyarakat bahwa harga daging berpotensi terus naik jika kondisi pasar tidak segera distabilkan.
Gappenda juga mengajak pedagang lain untuk ikut bersolidaritas dan tidak berjualan selama aksi berlangsung.
Mogok jualan ini diharapkan dapat membuat masyarakat memahami situasi dan mendorong pemerintah untuk segera menstabilkan harga daging.
“Kami berharap kebersamaan. Kami juga berharap kepada penggilingan bakso untuk tidak membuka daging beku dan impor. Kami mohon maaf, tolong ini dimaklumi karena kami ingin harga kembali stabil,” pungkas Abah Aeng. (Red/ RG)




