SERANG – Pelunasan biaya haji jemaah asal Provinsi Banten tahun 1444 H/2023 M baru mencapai 90,53 persen. Sementara sisa jemaah haji yang belum melunasi akan dimasukkan kedalam daftar cadangan.
“Pelunasan 90,53 persen, maka yang sisanya tetap, karena kita ada cadangan,” Kata Fungsi Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Banten, Uesul Qurni di Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Rabu (24/5).
Waktu pelunasan biaya haji sudah diperpanjang semula berakhir pada 12 Mei 2023 menjadi 19 Mei 2023.
Dari delapan Kabupaten Kota se Provinsi Banten, jemaah haji asal Kabupaten Tangerang menduduki peringkat pertama tidak melunasi biaya haji.
Uesul juga mengatakan bahwa suatu kewajaran jika jemaah haji asal Kabupaten Tangerang menjadi jamaah terbanyak yang tidak melunasi biaya haji.
Kata dia, hal itu dikarenakan jemaah haji banyaknya jumlah kouta jemaah haji asal Kabupaten Tangerang sebanyak 1.984 jemaah.
Ia juga mengatakan untuk jemaah yang paling banyak melakukan pelunasan yakni jemaah asal Kota CIlegon sebanyak 657.
“Jadi insyaallah kuota untuk Provinsi Banten 9.356 akan terpenuhi dengan cadangan-cadangan tahap 1, 2 dan 3,” tandasnya.
Diketahui sebanyak 9.356 kouta haji untuk Provinsi Banten yang terbagi menjadi kartegori reguler sebanyak 8.884 dan lansia sebanyak 472 atau 5 persen dari jumlah keseluruhan jemaah haji.
Sementara, jumlah jemaah haji yang sudah melunasi pembiayaan sebanyak 8.40 jemaah, sementara sisanya jemaah yang belum melakukan pelunasan sebanyak 886 jemaah.
Untuk jemaah haji cadangan sebanyak 2.365 jemaah, dari angka tersebut sebanyak 1.104 jemaah yang sudah melakukan pelunasan dan sisanya 1.261 jemaah atau 46,68 persen belum malakukan pelunasan.[Fik]




