JAKARTA – Persiapan menuju KTT G20 di Nusa Dua, Bali pada November mendatang terus dimatangkan. Sebanyak 300 unit kendaraan listrik akan dimanfaatkan untuk mendukung keamanan berlangsungnya KTT G20.
Penggunaan kendaraan listrik tersebut merupakan salah satu upaya mendukung komitmen negara-negara anggota G20 untuk menuju energi rendah emisi.
Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra mengatakan, kendaraan listrik tersebut menggunakan sistem pengisian daya tukar baterai (battery swap).
“Jadi, kami tidak perlu menunggu lama, tinggal tukar baterai di tempat tertentu dan bisa go (jalan) lagi,” ujarnya, Jumat (14/10/2022).
Putu mengapresiasi bantuan dari sektor swasta atas kendaraan listrik untuk mengamankan kegiatan KTT G20. “Ini bagian dari kolaborasi para pengusaha kepada kami unsur pengamanan,” tandasnya.
Sejauh ini, terdapat 616 kendaraan listrik untuk kegiatan KTT G20 di Nusa Dua, Badung, Bali.
Semuanya terdiri dari 493 unit mobil untuk para delegasi dan 123 kendaraan listrik untuk pengamanan dan operasional.
Selain itu, 290 unit motor listrik akan digunakan oleh polisi patroli dan pengawalan (patwal) selama kegiatan KTT G20. []





