JAKARTA – Untuk pertama kalinya, Ibu Kota bakal menggelar ajang balap mobil Formula E. Acara ini akan dihadiri 22 pembalap dari berbagai negara. Namun, acara itu dikabarkan tidak mendapatkan sokongan dari BUMN.
Menanggapi kabar tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir enggan banyak komentar terkait hal itu. Erick menegaskan BUMN sudah banyak berpartisipasi dalam sejumlah acara.
“Kita partisipasi di banyak tempat, ada G20, ada juga beberapa event yang sudah ditugaskan,” ucap Erick di Jakarta, Jumat (3/6/2022)
Sebagai informasi, tidak adanya sponsor dari BUMN di Formula E mencuat setelah Ketua Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni curhat di media sosial. Salah satu yang disinggung namanya adalah PT PLN (Persero).
“BUMN tidak berikan sponsor apapun, PLN untuk kelistrikan juga kami bayar FULL,” kata Sahroni dalam Instagram resminya.
Bendahara Umum Partai NasDem itu menyebut tidak ngotot minta BUMN menjadi sponsor Formula E. Tetapi sebagai fungsinya yang merupakan bagian dari Indonesia, sudah selayaknya BUMN terlibat.
“Maaf nih BUMN tuh kan bagian dari Republik Indonesia kan yah?,” tuturnya.
“Kami nggak ngotot minta tapi ngotot untuk jadi bagian INDONESIA,” tambahnya
Meski Formula E tak mendapat dukungan sponsor dari perusahaan BUMN, ajang balapan mobil listrik itu dipastikan tetap berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
Sebanyak 22 pembalap dari 11 tim siap bertarung dalam seri ke-9 balap mobil listrik Formula E di Jakarta. []




