SERANG – Lahan Pertanian di wilayah Kota Serang mengalami penyusutan. Hal ini dikarenakan alih fungsi lahan untuk pengembangan infrastuktur perumahan.
Kabid Pertanian Kota Serang Andriani mengatakan, banyaknya ahli fungsi lahan pertanian Kota serang menjadi perumahan karena pertumbuhan di kota Serang sangat pesat dan cepat. Sehinggga ahli fungsi tidak bisa dihindari.
“Kota serang pertumbuhan sangat pesat, sehingga ahli fungsi tidak bisa dihindari. Banyak lahan pertani menjadi ahli fungsi dijadikan perumahan,” ungkap Andryani, saat ditemui di kantor Dinas Pertanian Kota Serang, Kamis (2/6/2022).
Lebih lanjut Andryani menjelaskan, salah satu ahli fungi lahan pertanian banyaknya perumahan atau developer, karena seiring dengan kebutuhan tempat tinggal penduduk kota Serang semakin bertambah.
“Penduduk kota Serang semakin bertambah, kebanyakan ahli fungsi lahan pertanian dijadikan perumahan, pemilik lahan menjual lahan pertanian ada beberapa faktor,” paparnya.
Dikatakan Andryani, pemilik lahan pertanian menjual lahan pertanian ada beberapa faktor antara lain, faktor ekonomi atau lahan pertaniannya kurang produktif.
“Rata-rata petani di kota Serang sebagian besar petani penggarap, namun pemilik lahan pertanian ini menjual lahannya ada beberapa faktor, seperti faktor ekonomi dan juga faktor lahan pertanian tidak produktif,” pungkasnya.
Diketahui, pada tahun ini, secara nasional berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kota Serang mencatat statistik luas baku lahan sawah di Kota Serang mencapai 8475 hektare. (den)





