JAKARTA – Sebanyak 250 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan Angkutan Lebaran 2022 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
“Kami mendukung seluruh proses arus mudik balik nantinya dalam operasi ketupat 2022 yang sudah digelar secara langsung oleh bapak Kapolri kemarin dan khusus untuk Bandara soetta kami menurunkan 250 personel TNI Polri dan seluruh stake holder yang ada dalam rangka memberikan pengamanan kepada masyarakat,” kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Sigit Dany, Senin (25/4/2022).
Ratusan personel tersebut diterjunkan di lima pos pengamanan, pos pelayanan, posko terpadu maupun command center. Yang seluruhnya tersebar di berbagai terminal Bandara Soetta, Kargo, dan lainnya.
“Kami laporkan saat ini sudah digelar 5 pos pengamanan, 3 pos pelayanan 1 pos terpadu dan 2 command center yang terletak di Polres Bandara Soetta dan AOCC Angkasa Pura II,” ujarnya.
Menurut dia, jumlah personel tersebut akan ditambah dari Polda Metro Jaya (PMJ) apabila ada perkembangan situasi di lapangan.
“Sampai dengan saat ini 250 personel tersebutlah yang sudah kami siapkan. Namun, tidak menutup kemungkinan ke depan akan melihat perkembangan situasi ke depan apabila dibutuhkan bisa saja kita mengajukan permohonan backup oleh PMJ,” katanya.
President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin sebelumnya mengatakan, pada 22 April 2022 lalu, sudah mulai terjadi peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat di 20 bandara yang dikelola pihaknya.
“Pada 22 April, peningkatan pergerakan penumpang khusus untuk 20 bandara AP II, tidak kurang mendekati angka 160 ribu pergerakan. Khusus Bandara Soetta saja, 22 April kemarin diangka 110 ribu pergerakan penumpang, jadi dominasi Soetta sebagai jangkar bandara domestik,” ungkap Awaluddin di Terminal 1 Bandara Soetta.
Lalu, prediksi puncak arus mudik Lebaran 2022 bakal terjadi di akhir bulan atau pada 30 April 2022. Diprediksi akan ada 180 ribu pergerakan penumpang, dari angka tersebut Bandara Soetta terbanyak yakni mendekati angka 120 ribu penumpang.
“Arus balik diperkirakan terjadi pada 8 Mei 2022, dengan prediksi sekitar 200 ribu penumpang di 20 bandara,” katanya. []




