BerandaBERITADilema Kedai Kopi, Omset Turun. Tutup dan Nyaris Gulung Tikar

Dilema Kedai Kopi, Omset Turun. Tutup dan Nyaris Gulung Tikar

Beginilah suasana Kedai Kopi Skema Rangkasbitung yang berlokasi di Kampung Sentral, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (5/8/2021).

Yusup Permana owner Skema Kopi Rangkasbitung mengatakan, semenjak adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Omset kedai menurun karena sepi pembeli.

“Walaupun sulit dimasa Pandemi, tapi Alhamdulillah kita masih bisa bertahan. Namun tidak bisa di pungkiri pandemi saat ini sangat berdampak pada kami,” katanya.

Yusup juga menuturkan bahwa omsetnya selama pemberlakuan PPKM menurun 90 persen.

Aturan PPKM Level 3 di Kabupaten Lebak, saat ini mengharuskan kedai kopi dan rumah makan hanya diperbolehkan buka sampai pukul 20.00 Wib dan diperbolehkan makan di tempat 30 Menit.

Beberapa kedai kopi yang di wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya sampai ada yang tutup sementara selama, adanya aturan dari PPKM ini.

“Yang paling berdampak pada awal Juli kemarin, dimana kita tidak bisa melayani Dine In, karena kita disini bukan hanya menawarkan kopi tetapi tempat juga. (AL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular