26.9 C
Serang
Saturday, September 18, 2021
spot_img

Program KCS Dinilai Mirip Program Walikota Iman

CILEGON – Salah satu program andalan pasangan Walikota Helldy Agustian dan Wakil Walikota Sanuji Pentamarta adalah Kartu Cilegon Sejahtera (KCS). Program ini digadang-gadang akan menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat lantaran KCS ada pemberian dana sebesar Rp5 juta sampai Rp25 juta.

Namun dalam peluncuran capaian 100 hari kerja pada Senin (7/6) lalu, ternyata pemberian dana itu tidak cuma-cuma alias gratis. Sebaliknya KCS itu ternyata pinjaman bagi para pelaku UMKM.

Ketua Presidium Front Daulat Pribumi, Isbatullah Alibasja menilai, jika sifatnya seperti itu,maka program tersebut tak jauh berbeda dengan programnya Walikota Iman dulu.

“Zamannya Pak Iman dulu ada program namanya One District, One Milion atau satu kecamatan satu miliar”, terang Isbat kepada media, Selasa (8/6) di sela-sela kegiatan Front Daulat Pribumi, Resolusi 100 Hari Kerja Helldy-Sanuji yg digelar di aula DPRD Kota Cilegon.

Kata Isbat,bahkan programnya Walikota Iman lebih tertata,karena ada instansi pemerintahnya yang mengatur yaitu UPT Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Pem) di setiap kecamatan.

Diketahui UPT Pem dulu berada di bawah naungan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Ketahanan Pangan (BPMKP). Namun sejak perubahan organisasi perangkat daerah (OPD), BPMKP hilang dan muncul Dinas Koperasi (Diskop). Dan UPT Pem ini kini berada di bawah naungan Diskop dengan nama UPT Pinjaman Dana Bergulir (PDB).

Kata Isbat, belakangan program KCS ini membuat masyarakat kecewa. Dikarenakan semula dikira akan mendapatkan dana itu cuma-cuma,namun kenyataannya tidak.

“Kalau bentuknya pinjaman dana bergulir sih sudah ketinggalan jauh sama Pak Iman. Belum lagi adanya persyaratan ini itu”, katanya. (mam)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,900PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru