More

    Program KCS Dinilai Mirip Program Walikota Iman

    CILEGON – Salah satu program andalan pasangan Walikota Helldy Agustian dan Wakil Walikota Sanuji Pentamarta adalah Kartu Cilegon Sejahtera (KCS). Program ini digadang-gadang akan menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat lantaran KCS ada pemberian dana sebesar Rp5 juta sampai Rp25 juta.

    Namun dalam peluncuran capaian 100 hari kerja pada Senin (7/6) lalu, ternyata pemberian dana itu tidak cuma-cuma alias gratis. Sebaliknya KCS itu ternyata pinjaman bagi para pelaku UMKM.

    Ketua Presidium Front Daulat Pribumi, Isbatullah Alibasja menilai, jika sifatnya seperti itu,maka program tersebut tak jauh berbeda dengan programnya Walikota Iman dulu.

    “Zamannya Pak Iman dulu ada program namanya One District, One Milion atau satu kecamatan satu miliar”, terang Isbat kepada media, Selasa (8/6) di sela-sela kegiatan Front Daulat Pribumi, Resolusi 100 Hari Kerja Helldy-Sanuji yg digelar di aula DPRD Kota Cilegon.

    Kata Isbat,bahkan programnya Walikota Iman lebih tertata,karena ada instansi pemerintahnya yang mengatur yaitu UPT Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Pem) di setiap kecamatan.

    Diketahui UPT Pem dulu berada di bawah naungan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Ketahanan Pangan (BPMKP). Namun sejak perubahan organisasi perangkat daerah (OPD), BPMKP hilang dan muncul Dinas Koperasi (Diskop). Dan UPT Pem ini kini berada di bawah naungan Diskop dengan nama UPT Pinjaman Dana Bergulir (PDB).

    Kata Isbat, belakangan program KCS ini membuat masyarakat kecewa. Dikarenakan semula dikira akan mendapatkan dana itu cuma-cuma,namun kenyataannya tidak.

    “Kalau bentuknya pinjaman dana bergulir sih sudah ketinggalan jauh sama Pak Iman. Belum lagi adanya persyaratan ini itu”, katanya. (mam)

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    10,527FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    36,400PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru