27.9 C
Serang
Saturday, September 18, 2021
spot_img

Polisi Pukul Mundur Massa Aksi 1812 ke Tanah Abang dan Jalan Merdeka Selatan

Aparat kepolisian berupaya membubarkaan massa aksi 1812 di berbagai tempat. Massa simpatisan Front Pembela Islam (FPI) yang akan melakukan aksi 1812 dari arah Jalan Kebon Sirih ke arah Tanah Abang, Jakarta Pusat dipukul mundur oleh aparat kepolisian.

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (18/12/2020) pukul 14.15 WIB, aparat kepolisian terlihat menggunakan kendaraan taktis seperti motor trail, mobil Raisa (pengurai massa), dan mobil water cannon. Aparat polisi dengan pelindung lengkap, seperti tameng, helm, dan dibekali senjata gas air mata juga terlihat.

Aparat kepolisian berjaga di perempatan Kebon Sirih dekat Hotel Millenium Jakarta. Massa terlihat mundur ke arah Pasar Tanah Abang. Sebagian massa simpatisan FPI terlihat masih bertahan di sekitar perempatan Kebon Sirih.

Sebelumnya, massa simpatisan FPI mulai menuju ke arah Istana Negara pada Jumat siang. Massa simpatisan FPI terlihat berjalan kaki dari arah Stasiun Tanah Abang mengarah ke arah Kebon Sirih. Massa terlihat berkumpul di perempatan Kebon Sirih. Massa terlihat terpecah. Ada yang mengarah ke Tanah Abang dan ke arah Harmoni.

Arus lalu lintas terlihat macet. Aksi 1812 digelar menuntut pengungkapan kasus penembakan terhadap enam laskar khusus FPI oleh polisi. “Insyaallah pada hari Jumat pukul 13.00 WIB, di depan Istana Negara, akan ada aksi dari ANAK NKRI,” ujar Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif dalam video yang diunggah oleh akun Youtube Front TV, Kamis (17/12/2020).

Slamet mengatakan, demo yang dilakukan itu untuk menuntut keadilan dan mengungkap di balik penembak terhadap enam orang laskar FPI. Polisi tidak mengeluarkan izin aksi 1812 tersebut. Sebab, pandemi Covid-19 hingga saat ini masih membayangi wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Sejumlah aparat gabungan melakukan penyekatan dan berjaga di perbatasan Jakarta-Depok dan Jakarta-Bekasi. Penyekatan massa juga dilakukan di 22 titik pintu keluar Banten, dari gerbang tol, terminal, hingga stasiun kereta.

Polisi juga berupaya membubarkan massa aksi 1812 dari kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (18/12/2020) pukul 13.50 WIB. Aparat yang membuat barikade dari tameng perlahan memukul mundur massa di Jalan Merdeka Selatan, tepatnya di depan Kantor Kementerian BUMN.

“Silakan saudara-saudara membubarkan diri. Jakarta masih ada Covid-19,” kata polisi dari pengeras suara seperti yang dikutip dari republika.co.id.

Sembari menyampaikan imbauan itu, barisan aparat terus maju perlahan memukul mundur massa. Namun, massa tampak enggan. Massa hanya mundur ketika polisi maju.

Tetapi, mereka tidak mau membubarkan diri. Massa yang membawa sejumlah spanduk itu terus melantunkan salawat.

“Kerumunan adalah sarana penyebaran corona. Kami mohon membubarkan diri. Jika tidak, kami akan ambil tindakan tegas,” kata polisi dari mobil komando.

Kelompok yang menamakan diri Anak NKRI menggelar unjuk rasa bertajuk “Tegakkan Keadilan, Selamatkan NKRI”. Aksi ini rencananya dihadiri berbagai organisasi masyarakat (Ormas). Di antaranya, Front Pembela Islam (FPI), PA 212, dan lainnya.

Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menjelaskan, penyelenggaraan aksi 1812 berawal dari keresahan anak bangsa atas ketidakadilan hukum. Selama ini, PA 212 menilai, hukum seakan tajam hanya pada kubu HRS.
Novel menekankan, pihak kepolisian tak perlu khawatir aksi 1812 bakal berujung kerusuhan. Ia menjamin, aksi tersebut berjalan damai seperti halnya aksi 212.

“Memang aksi ini aksi damai seperti biasa kami lakukan, kenapa mesti dicegat,” ujar Novel.

PA 212 juga berkomitmen menaati protokol kesehatan (prokes) dalam aksi 1812. PA 212 tetap menaati aturan yang berlaku dalam menggelar aksi di masa pandemi Covid-19.

“Kami taat prokes, demi kemanusiaan perangi Covid-19 yang memang HRS datang sampai sekarang kami taat. Artinya, pakai masker, hand sanitizer, alhamdulilah sehat semua,” kata Novel, menambahkan. (sultantv-01)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,900PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru