Kepala Kantor Bahasa Banten: Kembalikan Harkat dan Martabat Bahasa Indonesia

Peringatan bulan bahasa setiap Oktober menjadi hal istimewa bagi Indonesia. Peristiwa deklarasi Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 198 menjadi pengingat, karena pada poin ketiga berisi Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia, menjadi landasan keberadaan bahasa menjadi hal penting untuk menjunjung persatuan baangsa.

Halimi, Kepala Kantor Bahasa Banten mengatakan, pada peringatan bulan bahasa tahun ini kembalikan harkat dan martabat bahasa Indonesia sesuai fungsi dan perannya sebagai bahasa negara yang harus diutamakan.

“Jangan digeser oleh fungsi bahasa darah atau asing. Pelihara dan revitalisasi bahasa daerah karena bahasa dearah memiliki kearifan lokal. Di sana ada peribahasa yang bisa diwariskan untuk anak cucu dan itu jangan sampai punah,” tutur Halimi kepada Sultan TV, Rabu (21/10/2020).

Halimi menambahkan, selain tidak melupakan bahasa Indonesia dan bahasa daerah, ia menganjurkan untuk menguasai bahasa asing dalam memperoleh pengetahuan teknologi. “Dan kita bisa bersaing di dunia internasional di berbagai ranah kehidupan (melalui penguasaan bahasa asing-red),” kata Halimi lagi.

Peringatan bulan bahasa dianggap penting sebagai pengingat bagi masyarakat dalam menggunakan bahasa. Menurut Halimi, siapa lagi yang akan menghargai dan menjunjung tinggi harkat dan martabat bahasa Indonesia selain masyarakat itu sendiri.

“Dengan peringatan bulan bahasa ini, masyarakat diharapkan bersikap positif terhadap bahasa Indonesia. Di era globalisasi ini posisi bahasa Indonesia tergempur bahkan tergeser di kalangan masyarakat bahkan pejabat. Ini bisa dilihat di ruang publik, pemerintahan, atau perumahan, banyak yang menggunakan bahasa asing. Misal nama perumahan lebih banyak menggunakan bahasa Inggris daripada bahasa Indonesia,” papar Halimi.

Di ruang publik, penunjuk arah pun menurut Halimi, masih banyak yang menggunakan bahasa asing. Misal kata exit menggantikan kata keluar.

Pada masa pandemi ini perayaan peringatan bulan bahasa lanjut Halimi, tidak seperti tahun sebelumnya yang diisi lomba-lomba keaksaraan dan sejenisnya yang melibatkan orang banyak. Tahun ini dilakukan secara virtual, berupa seminar, diskusi, musikalisasi puisi dan sebagainya.[sultantv]

(Visited 6 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.