Cermat Pilih Daging Sapi Segar, Kenali Ciri-cirinya

Perlu trik khusus untuk mengolah daging. Tak hanya urusan meracik bumbu, tapi juga cara memilih daging yang tepat. Kenali ciri-ciri daging sapi segar agar olahan yang diinginkan berhasil sempurna.

Lebaran sudah di depan mata. Rendang menjadi salah satu hidangan khas yang hampir selalu hadir di Hari Raya Idulfitri. Diperlukan daging sapi yang segar untuk menghasilkan rendang yang nikmat.

Mengutip buku Hidangan Lezat: Daging Sapi dan Kambing yang dibuat Tim Dapur Esensi, daging sapi termasuk golongan daging merah yang kaya akan kandungan gizi. Kandungan gizi akan semakin berlimpah jika daging segar dan tidak berlemak.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, setiap 100 gram daging sapi mengandung 207 kkal kalori, 18,8 gram protein, 14 gram lemak, 11 miligram kalsium, 170 miligram fosfor, dan 2,8 miligram zat besi.

Protein dalam daging sapi berfungsi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak; bahan pembentuk hormon dan enzim; serta sebagai cadangan energi. Sedangkan lemak daging sapi berfungsi sebagai simpanan energi.

Ciri Daging Sapi Segar

Kendati banyak gizi yang dapat dinikmati dari daging sapi, namun Anda tetap harus berhati-hati saat membelinya. Alih-alih menyehatkan, daging sapi yang tidak segar justru tak layak dikonsumsi karena dapat memicu berbagai penyakit akibat bakteri yang ada di dalamnya.

Berikut beberapa tanda daging sapi yang segar dan sehat.

1. Ada cap rumah potong hewan (RPH) yang menunjukkan bahwa daging sapi berasal dari sapi yang sehat, layak potong, dan disembelih dengan cara yang benar. 
2. Daging berwarna merah segar yang merupakan warna alami daging sapi. Sementara daging sapi muda berwarna merah muda.
3. Memiliki bau khas daging sapi.
4. Tekstur kenyal dan padat. Coba tekan dengan ujung jari. Daging yang kembali naik sempurna saat ditekan menandakan kesegaran daging. Sementara jika tekanan meninggalkan lekukan, maka daging memiliki kualitas yang buruk.
5. Serat daging terlihat halus dan sedikit berlemak.
6. Lemak berwarna kekuningan.

Sedangkan daging sapi yang tidak segar umumnya ditandai dengan:
– warna daging mulai kebiruan
– berbau busuk
– lemak sudah lembek
– berlendir
– dihinggapi lalat.

Untuk mendapatkan daging sapi yang sehat, Anda perlu melakukan pengawetan untuk mencegah kerusakan serta pembusukan yang membuat mutu daging menurut.

Pertama, awetkan daging dengan cara didinginkan. Sebelum didinginkan di dalam kulkas, bungkus daging sapi dengan wadah plastik agar permukaannya tidak kering. Simpan dalam suhu di bawah 2 derajat Celcius. Dengan cara ini, daging akan tahan selama enam hari.

Kedua, bekukan daging yang Anda beli. Simpan daging dalam suhu di bawah -20 derajat Celcius atau dalam freezer kulkas. Dengan cara ini, daging akan tahan selama lebih dari enam hari.

Mengenali ciri daging sapi yang segar dan melakukan metode pengawetan yang benar dapat membuat hidangan daging Anda terasa lebih nikmat. []

(Visited 28 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.