Awas Koperasi Bodong, Ketahui Ciri-cirinya

12 Juli merupakan hari lahirnya Koperasi Indonesia. Pada Tahun 2019 ini Koperasi Indonesia sudah mencapai umur 72 Tahun. Namun pada usianya yang sudah mapan koperasi belum menjadi jalan alternatif utama masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan karena masih banyak koperasi yang tidak sesuai dengan prinsipnya atau “Bodong”. Masih adanya oknum yang membuat nama baik dan prinsip koperasi tercemar.

Menurut Aktivis Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Jalla Suhaemi koperasi dimanfaatkan oknum yang berusaha merusak nama baik koperasi yang telah di buat oleh founding father Moh Hatta. Menurut Jalla koperasi tetap koperasi, diluar dari prinsip koperasi merupakan oknum tidak bertanggung jawab. “Sebenernya istilah bodong itu gak ada, koperasi ya tetep koperasi, kalaupun ada praktek di masyarakat yang mengaku koperasi tapi tidak sesuai prinsip itu hanyalah oknum yang pengen ngerusak nama baik koperasi di Indonesia” kata Jalla saat di temui setelah acara Griya Abah di Sultan Tv (12/7/19).

Diluar daripada itu memang masih ada saja praktik yang mengaku koperasi namun isinya hanyalah produk rentenir. Menurut Jalla, selaku masyarakat jangan mudah tergoda oleh janji manis oknum saat diajak gabung berkoperasi. “Harus di kaji terlebih dahulu badan hukum, pengurus, letak kantor, serta pendiri koperasi tersebut,” jelas Agus.

“Memang masih ada saja praktik yang menipu masyarakat atas nama koperasi, saya cuma kasih pesan untuk semua masyarakat jangan gampang tergoda sama janji-janjinya harus dilihat dulu badan hukum koperasi tersebut, kemudian dilihat siapa pengurusnya, terus harus tau dimana kantornya serta harus tau siapa pendiri koperasinya,” tambah Jalla.

Diluar dari permasalahan itu, Jalla berharap di Hut Koperasi ke 72 ini, koperasi bisa kembali kepada fitrahnya mampu menjaga semangat berkoperasi dan untuk kesejahteraan masyarakat. “Saya harap di Hut Koperasi ke 72 ini, koperasi bisa tetap konsisten menjaga semangat berkoperasinya jangam hanya semangat di awal guna kesejahteraan masyarakat,” tutup Jalla.[]

(Visited 28 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.