Video Viral Mekanik Planet Ban Dianiaya Pelanggan. Pelaku Mengaku Anggota TNI

Video pemukulan terhadap karyawan Planet Ban cabang Fatmawati, Pedurungan, Semarang, viral di media sosial.

Dalam video tersebut seorang mekanik bernama Afif Singgih Riftiantara (21) yang tengah memperbaiki roda motor ditendang oleh seorang pria, Jumat (8/2/2019) pukul 16.00 WIB.

Pria tersebut diketahui bernama Pongki warga Pedurungan Tengah.

“Bapaknya kan mau ganti ban, lha sebelum dibongkar saya bilang bautnya tidak ada. Terus bapaknya tanya kok bisa gak ada? di sini jual gak? Saya jawab tidak,” ujar¬†Afif kepada Tribunjateng.com, Senin (11/2/2019).

“Bapaknya bilang kalau saya tidak sopan karena ngomongnya keras. Padahal supaya suara saya kedengeran karena di samping toko ada suara angklung yang berisik,”¬†sambungnya.

Pelaku juga mengaku sebagai anggota TNI sehingga korban dan temannya tak kuasa melawan.

“Dia bilang, saya ini TNI, kamu anak kecil jangan ngelawan TNI,” lanjut Afif menirukan ucapan pelaku saat itu.

Korban ditendang di bagian kepala sebanyak dua kali.

Di bagian dada tiga kali, kemudian dipukul di bagian pelipis.

Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum.

Dari hasil pemeriksaan korban mengalami lebam di pelipis, serta dada.

Usai visum, korban langsung melaporkan kejadian ini pada Polsek Pedurungan pada Jumat malam.

“Kebetulan saya lagi di Jogja dapat laporan langsung saya suruh lapor ke polisi.

Senin pagi saya langsung ke sini untuk meninjau kelanjutan.

Sore tadi langsung saya share videonya ke sosial media.

Bapaknya langsung ke toko, dia dikasih tahu temannya yang lihat video untuk minta maaf,” ucap Rizal Yusuf (30) selalu Legal Supervisor Mini Planet Ban.

Saat ini pelaku sudah berada di Polsek Pedurungan untuk dimintai keterangan.

Pelaku terjerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Sedangkan korban didampingi pihak perusahaan masih menunggu kelanjutan dari pihak Polsek Pedurungan.

 

(Visited 50 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *